Bumi Datar?

Matius 4:8—”Ayat ini mengajarkan bahwa bumi itu datar karena tidak ada pohon yang bisa terlihat ke seluruh bagian bumi jika bumi itu bulat.”

Pengkritik sepenuhnya mengabaikan (atau menyembunyikan) fakta bahwa bagian ini hanya mengutip bagaimana seorang raja kafir mencoba menggambarkan mimpinya yang membingungkan. Raja Nebukadnezar mungkin saja berpikir bumi itu datar. Atau seperti kebanyakan mimpi, mimpinya mungkin menampilkan gambaran yang berbeda dengan kenyataan, atau malah dia mungkin telah salah dalam menggambarkan mimpinya. Apapun alasannya, bagian ini tentu tidak bisa digunakan untuk menunjukkan bahwa Alkitab mengajarkan bumi datar. Ini menunjukkan keputusasaan pengkritik, betapa dia menggunakan mimpi raja kafir untuk menyangkal Alkitab. Sekalian saja dikatakan bahwa Qur’an mengajarkan “Ezra adalah anak Allah” karena mengutip pernyataan yang tampaknya dibuat oleh orang-orang Yahudi (Taubah 9:30).

Al-Qur’an juga memiliki ayat-ayat yang menunjukkan bumi yang datar:

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan, Dan langit, bagaimana ia ditinggikan? Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan? Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?” (Al-Ghasiyah 88:18-20)

Tafsir terkenal dari Al-Jalalain tentang ayat ini berbunyi,

“Seperti firman-Nya sutihat , ‘dihamparkan’, secara harafiah ini menunjukkan bahwa bumi itu datar, yang merupakan pendapat kebanyakan ulama Syariat, dan bukan bulat seperti pendapat para astronom …”1

Demikian pula, teolog terkemuka Mesir Shafi’ie Imam al-Suyuti juga mengajarkan bahwa bumi itu datar.

  1. Tersedia online di http://altafsir.com (Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought, Yordania).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.